Contoh Job Order Jepang

Contoh Job Order Jepang – Jika bisnis Anda secara teratur menciptakan produk unik untuk pelanggan, Anda mungkin memerlukan Job Order Jepang atau sistem penetapan biaya pesanan untuk melacak setiap pesanan dengan benar. Menggunakan sistem penetapan biaya yang dipesan lebih dahulu dapat membantu memastikan waktu dan sumber daya yang Anda masukkan ke dalam pembuatan produk akan menguntungkan bagi bisnis Anda.

Membangun sistem penetapan biaya pesanan dapat melibatkan elemen yang berbeda untuk memastikan akurasi biaya setiap pekerjaan. Dalam artikel ini, kami akan mendefinisikan apa itu Job Order dan memberikan Contoh Job Order Jepang secara teratur menggunakan biaya pesanan.

Apa Itu Job Order Jepang?

Job order Jepang adalah sistem yang terjadi ketika pelanggan memesan sejumlah kecil produk unik. Sistem ini menentukan harga setiap produk individu dan memastikan bahwa biaya untuk setiap produk cukup masuk akal bagi pelanggan untuk membelinya sambil tetap memungkinkan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan.

Sistem penetapan biaya pesanan dapat memperoleh dan melacak informasi dari sumber keuangan seperti biaya material, catatan penggajian, faktur pemasok, dan alokasi overhead. Seorang akuntan akan menggunakan sumber daya ini untuk mengumpulkan data dan menghitung atau melacaknya menggunakan lembar biaya pekerjaan. Mereka juga dapat menggunakan database Job order untuk melacak setiap produk menggunakan nomor identifikasi unik untuk setiap produk.

Setiap item yang dilacak dalam sistem kalkulasi biaya pesanan harus memiliki catatan biaya pekerjaan yang mencantumkan bahan yang digunakan untuk membuat item, jumlah orang yang bekerja untuk membuat item, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat item dan jumlah overhead manufaktur untuk produk itu. Ini membantu akuntan lebih baik melacak uang yang dihabiskan untuk setiap item dan inventaris saat ini untuk mencegah kerugian tak terduga terjadi.

Contoh Job Order Jepang

Cara penetapan biaya Job order jepang seringkali dapat bervariasi tergantung pada bisnis tertentu yang menggunakan sistem tersebut. Di bawah ini adalah contoh dari berbagai jenis perusahaan yang menggunakan sistem penetapan biaya pesanan untuk melacak inventaris dan bagaimana prosesnya berbeda. Dengan biaya pesanan, produk diproduksi secara individual atau dalam batch yang lebih kecil, bukan dalam jumlah besar.

Sebagai contoh: Saya pelanggan membeli sepatu pribadi dengan nama mereka tertulis di samping dan tali sepatu yang terbuat dari katun bukan bahan dasar nilon. Karena pesanan ini unik, bisnis akan menggunakan Job order Jepang untuk membuat harga unik untuk membebankan biaya kepada pelanggan atas sepatu yang dibuat khusus.

Demikian ulasan tentang Contoh Job Order Jepang, semoga bermanfaat.

Leave a Comment

Logo Serbaindo

Kantor:

Jl. Tentara Pelajar No. 4, Kel. Mangunsari
Kec. Sidomukti, Kota Salatiga. Prov. Jawa Tengah


Email: halo@serbaindo.com

Ikuti Kami

Dapatkan Update Terbaru

Dapatkan TIPS belajar bahasa Jepang dan informasi terbaru magang ke Jepang.