Penggunaan Kata “Moshi Moshi” dalam Percakapan

Aloha Minnasan! Waktunya membahas kata “halo” dalam bahasa Jepang alias Moshi Moshi. Jepang sendiri mempunyai banyak kata sapaan, namun mereka memutuskan untuk menggunakan kata moshi yang diulang ini dengan alasan dari legenda rubah, hantu sampai kebiasaan operator telepon. Unik juga alasannya xixi! Yuk kita bahas satu per satu, let’s go!

Kitsune/rubah merupakan makhluk mitologi Jepang dengan wujud yang sangat kuat dan berbahaya tentunya, mempunyai kebiasaan suka jahil terhadap seseorang dengan membuat ilusi bahkan dipercaya dapat mengganggu lewat panggilan telepon. Saat rubah menelpon, seseorang yang menerimanya dianggap sedang dalam bahaya.

Tapi, rubah punya kelemahan berupa tidak bisa mengucapkan satu kata secara penuh, seperti terputus-putus. Orang Jepang kemudian mulai menjawab telepon dengan moshi moshi supaya rubah mau menjawab kata berikutnya. Mitos inilah yang kemudian dianggap sebagai awal, untuk menghindari ilusi rubah.

Mirip dengan kasus di rubah, hantu hanya bisa mengucapkan kata sebanyak satu kali dalam artian tidak bisa mengulang. Dalam legenda, jika hantu menghampiri, Ia hanya bisa mengatakan “moshi” saja kemudian memakan jiwa manusia. Ucapan moshi berulang ini menjadi bukti penerima telepon bukanlah hantu.

Terlepas dari berbagai legenda, ada fakta terkait penggunaan moshi ini dimulai dari ketika telepon hanya dimiliki orang kaya. Kebiasaan zaman dulu Jepang, orang kaya akan sedikit sombong dan biasa memanggil orang dengan kata “oi oi” berarti “hey kamu!”

Di masa itu, operator telepon dirasa kurang sopan ketika menggunakan kata sapaan itu kepada pelanggan. Kemudian kata “oi oi” mulai diganti dengan moushiagemasu yang dalam perkembangannya disingkat menjadi moushi atau mousuMousu digunakan operator laki-laki sedangkan mousu oleh para perempuan.

Shigenori Katougi, montir listrik di Jepang yang belajar ke Amerika mengubah moushi menjadi moshi secara tidak sengaja. Kata moshi kemudian menjadi lebih sering dipakai karena operator telepon mulai menjadi pekerjaan dengan mayoritas wanita dan dipakai hingga sekarang. 

moshimoshi” adalah kata yang digunakan saat mulai berbicara kepada lawan bicara di telepon.

Setelah mengetahui tentang sejarah tadi, kata moshi memang merupakan kata mousu yang mendapatkan perubahan. Mousu sendiri dalam bahasa Jepang berarti “menyatakan” dalam bentuk paling sopan. Dahulu di zaman Edo, ungkapan tersebut digunakan oleh bawahan kepada atasan atau orang yang statusnya lebih tinggi.

Di awal keberadaannya, mousu masih berada dalam bentuk moushimasu dalam artian “aku akan berbicara” secara sopan. Jadi keberadaan moshi sendiri digunakan saat bertelepon bermaksud bahwa hendak berbicara  dalam dua kali pengulangan. Seiring berjalannya waktu, ungkapan tersebut cenderung berubah makna menjadi halo.

Kata moshi umumnya digunakan ketika tengah mengangkat telepon dari teman ataupun keluarga. Selama menelepon, seringkali ada jeda hening yang panjang dan kata ini bisa juga dipakai untuk memastikan lawan bicara masih ada. Ada ungkapan tambahan jika lawan bicara menjadi diam yakni dengan kikoemasuka?”

Penggunaan moshi di telepon kurang lebih sebanyak 90% tetapi masih juga bisa digunakan secara langsung. Misalnya ketika teman bicara sedang melamun di depan, maka coba untuk berkata moshi supaya mereka memperhatikan. Perkataan ini juga bisa dipakai ketika bertemu teman di jalan tetapi mereka tidak sadar.

Itulah seputar pembahasan mengenai moshi moshi di Jepang, sampai bertemu di pembahasan selanjutnya ya Minna!

Cr: WeXpats Guide Make Japan Closer

Leave a Comment

Logo Serbaindo

Head Office Indonesia:

Jl. Merdeka Utara Raya No. 1B, Kota Salatiga, Jawa Tengah, 50714

Head Office Japan: 〒550-0005 大阪府大阪市西区西本町 2-5-10

Cabang:

Jawa Tengah

Semarang:
JL Petek KP Pulo 453, Dadapsari, Kec. Semarang Utara, Kota Semarang

Batang:
Jl. Desa Karanggeneng, RT.01/RW.01, Karanggeneng I, Ujungnegoro, Kec. Kandeman, Kab. Batang
Kontak: Aan 085536399568, Sapek 085879204902

Boyolali:
Jl. Anggrek RT.004 RW.005 Surowedana, Pulisen, Kec. Boyolali, Kab. Boyolali

Cilacap:
Jl Raya Adipala - Maos No. 100, RT. 002 RW. 001, Kalipoman, Kalikudi, Kec. Adipala, Kab. Cilacap

Kendal:
Perum Permata Indah Blok A No. 2, Botomulyo, Kec. Cepiring, Kab. Kendal
Kontak : Yunita 085950894973

Magelang:
Jl. Magelang – Yogya km 19.5 Remame RT. 002, RW. 13, Jumoyo, Kec. Salam, Kab. Magelang

Tegal:
Gg. Trisanja 3, RT.3/RW.5, Karangjongkeng, Pakembaran, Kec. Slawi, Kab. Tegal

Jawa Barat

Bandung:
Kp. Muara RT.002 RW.002, Cikoneng, Kec. Pasirjambu, Kab. Bandung
Kontak: 089630005623

Cirebon:
Dsn. Pompa RT. 001 RW. 002, Cilengkrang Girang, Kec. Pasaleman, Kab. Cirebon

Sukabumi:
Jl. Pejuang Km. 02, Kp. Sungareun RT. 005 RW.004, Prianganjaya,
Kec. Sukalarang, Kab. Sukabumi
Kontak: 08551177229

Tasikmalaya:
Jl. Ps. Kidul, RT. 019 RW. 003, Manonjaya, Kec.Manonjaya, Kab. Tasikmalaya

Jawa Timur

Tulungagung:
Jl. Demuk No. 29-75, Kalangan, Kec. Ngunut, Kab. Tulungagung
Kontak: 0857 0880 1500

Yogyakarta

Gunungkidul:
Jl. Pelan pelan RT.05 RW.02 Playen 2, Playen, Kec. Playen, Kab. Gunungkidul

Kulon Progo:
Dalangan RT.016 RW.007, Triharjo, Kec. Wates, Kab. Kulon Progo

Sumatra

Lampung:
Karangrejo 23A, Karangrejo, Kec. Metro Utara, Kota Metro

Bengkulu:
Jl. Melur No. 23, Nusa Indah, Kec. Ratu Agung, Kota Bengkulu

Sulawesi

Sulawesi Barat:
Jl. Dewi Sartika No.120, Ugibaru, Kec. Mapilli, Kab. Polewali Mandar

Hubungi kami dengan klik tombol di bawah ini:

Kontak Kami:

Telp: (0298) 325691, HP: 0897-2223-330
Email: halo@serbaindo.com

Ikuti Kami

Dapatkan Update Terbaru

Dapatkan TIPS belajar bahasa Jepang dan informasi terbaru magang ke Jepang.

Translate »