Apa Sih Bedanya? Penggunaan Partikel Bahasa Jepang dengan Contoh Kalimat Part  1: Wa, Ga, No, Wo (は、が、の、を)

Pengertian Partikel Bahasa Jepang (助詞)

Partikel atau Joshi(助詞)adalah satu bagian dari grammar bahasa Jepang yang tidak bisa disepelekan penggunaannya. Setiap partikel memiliki pengertian dan penekanan yang berbeda. Saking banyaknya jenis partikel dalam bahasa Jepang, terkadang bikin pusing. Untuk mempermudah penggunaannya, beberapa ahli bahasa mengelompokkan penggunaan partikel bahasa Jepang. Meskipun pengelompokannya berbeda tergantung ahli bahasanya, secara garis besar partikel atau joshi dibagi menjadi beberapa bagian berikut:

Partikel penanda kejadian (kaku-joshi・格助詞)➝ ga, no, ni, wo, he, de, to, kara, yori

Partikel penanda kesejajaran (heiritsu-joshi・並立助詞)➝ no, ka, ya, ni, to, yara, dano, nari

Partikel akhir kalimat (shuu-joshi・終助詞) ➝ no, ka, ya, na, wa, tomo, kashira, kamo, zo

Partikel interjeksi (kantou-joshi・間投助詞)➝ sa, ne, yo

Partikel adverbia (fuku-joshi・副助詞)➝ made, dake, hodo, kurai, bakari, nari, yara, nado

Partikel pengikat (kakari-joshi・係助詞)➝ wa, mo, demo, shika, koso, sae, dani

Partikel konjungsi (setsuzoku-joshi・接続助詞)➝ ya, ga, te, ba, noni, node, kara, tokoroga, keredemo, tsutsu, shite

Partikel Bahasa Jepang Wa(は)

Patikel “wa” biasa ditulis dengan hiragana HA(は)memiliki beberapa fungsi sebagai partikel. Wa memberi tahu topik kalimat, atau bagian dari kalimat dan paragraf. Mari kita lihat penggunaannya sebagai berikut!

1.Wa sebagai penanda subjek atau topik kalimat

インドネシア人です。

watashi wa Indonesia jin desu = Saya adalah orang Indonesia

Di sini ditunjukkan bahwa yang orang Indonesia adalah saya. Dari sini ada kemungkinan untuk melanjutkan pembicaraan tentang saya.

2.Wa sebagai penegasan

Coba bedakan dua kalimat berikut

ご飯を食べました。

Gohan wo tabemashita = (Saya) sudah makan nasi

ご飯食べました。

Gohan wa tabemashita = (Saya) sudah makan nasi

Arti kalimatnya sama, hanya saja yang satu menggunakan partikel “wo”, yang satu menggunakan partikel “wa”. Kalimat pertama hanya sekadar menginformasikan kepada lawan bicara bahwa saya sudah makan. Kalimat yang menggunakan “wa” lebih menekankan “kalau nasi sih, saya sudah makan” tapi mungkin kalau cemilan belum makan. 

3.Wa sebagai penanda hal yang kontras

コーヒー好きですが、お茶好きではありません。

Koohii wa suki desu ga, ocha wa suki dewa arimasen = (saya) suka kopi, tapi tidak suka teh.

このお店のケーキ美味しいですが、パン不味いです。

Kono omise no keeki wa oishii desu ga, pan wa mazui desu = Kue di toko ini enak, tapi rotinya hambar.

Partikel Bahasa Jepang Ga(が)

1.Ga sebagai penanda subjek dari kalimat intransitif (kalimat yang tidak membutuhkan objek)

咲いた(Sakura ga saita = Bunga sakura mekar)

降る(Ame ga furu = Hujan akan turun)

2.Ga sebagai penunjuk keberadaan 

Ada dua pola untuk menunjukkan keberadaan sesuatu. Gunakan ~ga arimasu (~があります) untuk menunjukkan keberadaan benda mati, dan ~ga imasu (~がいます)untuk keberadaan makhluk hidup).

机の上に本あります。(Tsukue no ue ni hon ga arimasu = Ada buku di atas meja)

教室に先生います。 (Kyoushitsu ni sensei ga imasu = Ada guru di kelas)

Penggunaan ga sebelum arimasu/imasu sudah menjadi “paket” yang tidak bisa dipisahkan.

3.Ga sebagai penegasan

この飴美味しいです!(Kono ame ga oishii desu! = Permen ini enak!)

Yang ditegaskan di sini adalah permen. Permen ini paling enak di antara yang lain.

4.Ga sebagai kata ganti subjek kalimat tanya

甘いですか。(Nani ga amai desuka = apa yang manis?)

どこいたいですか。(Doko ga itai desuka = di mana yang sakit?)

Partikel Bahasa Jepang No(の)

Partikel no secara umum adalah partikel yang menunjukkan kepemilikan. Tapi ternyata tidak hanya kepemilikan, no bisa berubah fungsi tergantung posisi dan kata-kata yang melekat pada partikel ini. 

1.No sebagai penunjuk kepemilikan

彼氏(Watashi no kareshi = pacar saya)

先生鞄 (Sensei no kaban = tas milik sensei)

あなた笑顔 (Anata no egao = senyumanmu)

2.No sebagai perangkai dua kata benda.

Dengan penggunaan ini, kata benda pertama menjelaskan atau melengkapi kata benda setelahnya. Contohnya:

先生です → Guru. Ketika ingin melengkapi informasi, dia guru apa?

数学先生(Suugaku no sensei = Guru matematika)

夏です ➝ Musim panas. Kita ingin lebih tau informasinya musim panas di mana?

日本夏(Nihon no natsu = Musim panas Jepang)

3.No sebagai penunjuk posisi

椅子の下(Isu no shita = di bawah kursi)

私の前(Watashi no mae = di depan saya)

鞄の中(Kaban no naka = di dalam tas)

4.No di akhir kalimat kasual sebagai penekanan

昨日カレーを食べた!(Kinou karee wo tabeta no = Kemarin aku makan sushi, loh!)

そうな!(Sounano = iya gitu loh!)

試験が難しかった。(Shiken ga muzukashikatta no = Ujiannya susah banget deh)

Biasanya penggunaan no di akhir kalimat mengimplikasikan bahwa si pembicara mengharapkan respon dari lawan bicaranya.

Partikel Bahasa Jepang Wo(を)

Partikel wo ditulis dengan huruf を dalam hiragana. Tapi saat diucapkan secara lisan, cukup membacanya seperti kamu mengucapkan huruf alfabet o. Wo juga punya beberapa kegunaan meskipun secara umum Wo menerangkan objek dari kata kerja dalam satu kalimat atau frasa.

1.Wo sebagai penunjuk objek 

音楽聞きます (Ongaku wo kikimasu = mendengarkan musik)

バナナ食べます(Banana wo tabemasu = makan pisang)

手紙書きます(Tegami wo kakimasu = menulis surat)

2.Wo sebagai penanda lokasi kata kerja intransitif (kata kerja yang tidak membutuhkan objek)

高校卒業します(koukou wo sotsugyou shimasu = lulus dari SMA)

出ます (Ie wo demasu = keluar rumah)

Di sini ada contoh kalimat yang menarik

公園で散歩します(Kouen de sanpo shimasu = jalan-jalan di taman)

公園散歩します(Kouen wo sanpo shimasu = jalan-jalan di taman)

Artinya dalam bahasa Indonesia sama-sama “jalan-jalan di taman”. Tapi kok penggunaan partikelnya beda? Ternyata beda penggunaan partikel ini juga berpengaruh pada suasana kalimatnya. 

Kouen DE sanpo suru →  menunjukkan kegiatan berjalan-jalan hanya di taman tersebut

Kouen WO sanpo suru →  menunjukkan kegiatan berjalan-jalan dari tempat tujuan menuju taman. Atau ada suasana taman ini tidak terlalu besar sehingga berjalan-jalan di sini bisa juga diterjemahkan sebagai “mengitari” taman.

3.Wo sebagai penanda pekerjaan atau jabatan

Sebenarnya penggunaan ~desu pun sudah cukup untuk menyatakan apa pekerjaanmu. Tapi menggunakan kalimat yang lebih advance akan membuat tabungan kosakata dan penggunaan grammar berkembang. 

Contoh dari perbedaanya:

母は弁護士です。Haha wa bengoushi desu = Ibu saya adalah seorang pengacara

母は弁護士しています。

Haha wa bengoushi wo shitemasu = Ibu saya bekerja/berprofesi sebagai pengacara

姉はデザイナーです。Ane wa dezainaa desu = Kakak perempuan saya adalah seorang designer.

姉はデザイナーしています。

Ane wa dezainaa wo shiteimasu = Kakak perempuan saya bekerja/berprofesi sebagai designer.

Sekian Minna, pemaparan mengenai bedanya penggunaan partikel Bahasa Jepang dengan Contoh Kalimat Part  1: Wa, Ga, No, Wo (は、が、の、を). Selamat bertemu lagi di pembahasan selanjutnya!

Cr: WeXpats Guide Make Japan Closer

Leave a Comment

Logo Serbaindo

Head Office Indonesia:

Jl. Merdeka Utara Raya No. 1B/12, RT 01/14, Kel. Sidorejo Lor, Kec. Sidorejo, Kota Salatiga, Prov. Jawa Tengah, 50714

Head Office Japan: 〒550-0005 大阪府大阪市西区西本町 2-5-10

Cabang:

Jawa Tengah

Semarang:
JL Petek KP Pulo 453, Dadapsari, Kec. Semarang Utara, Kota Semarang

Batang:
Jl. Desa Karanggeneng, RT.01/RW.01, Karanggeneng I, Ujungnegoro, Kec. Kandeman, Kab. Batang
Kontak: Aan 085536399568, Sapek 085879204902

Boyolali:
Jl. Anggrek RT.004 RW.005 Surowedana, Pulisen, Kec. Boyolali, Kab. Boyolali

Cilacap:
Jl Raya Adipala - Maos No. 100, RT. 002 RW. 001, Kalipoman, Kalikudi, Kec. Adipala, Kab. Cilacap

Kendal:
Perum Permata Indah Blok A No. 2, Botomulyo, Kec. Cepiring, Kab. Kendal
Kontak : Yunita 085950894973

Magelang:
Jl. Magelang – Yogya km 19.5 Remame RT. 002, RW. 13, Jumoyo, Kec. Salam, Kab. Magelang

Tegal:
Gg. Trisanja 3, RT.3/RW.5, Karangjongkeng, Pakembaran, Kec. Slawi, Kab. Tegal

Jawa Barat

Bandung:
Kp. Muara RT.002 RW.002, Cikoneng, Kec. Pasirjambu, Kab. Bandung
Kontak: 089630005623

Cirebon:
Dsn. Pompa RT. 001 RW. 002, Cilengkrang Girang, Kec. Pasaleman, Kab. Cirebon

Sukabumi:
Jl. Pejuang Km. 02, Kp. Sungareun RT. 005 RW.004, Prianganjaya,
Kec. Sukalarang, Kab. Sukabumi
Kontak: 08551177229

Tasikmalaya:
Jl. Ps. Kidul, RT. 019 RW. 003, Manonjaya, Kec.Manonjaya, Kab. Tasikmalaya

Jawa Timur

Tulungagung:
Jl. Demuk No. 29-75, Kalangan, Kec. Ngunut, Kab. Tulungagung
Kontak: 0857 0880 1500

Yogyakarta

Gunungkidul:
Jl. Pelan pelan RT.05 RW.02 Playen 2, Playen, Kec. Playen, Kab. Gunungkidul

Kulon Progo:
Dalangan RT.016 RW.007, Triharjo, Kec. Wates, Kab. Kulon Progo

Sumatra

Lampung:
Karangrejo 23A, Karangrejo, Kec. Metro Utara, Kota Metro

Bengkulu:
Jl. Melur No. 23, Nusa Indah, Kec. Ratu Agung, Kota Bengkulu

Sulawesi

Sulawesi Barat:
Jl. Dewi Sartika No.120, Ugibaru, Kec. Mapilli, Kab. Polewali Mandar

Hubungi kami dengan klik tombol di bawah ini:

Kontak Kami:

Telp: (0298) 325691, HP: 081-124-1314, 0899-124-1314
Email: halo@serbaindo.com

Ikuti Kami

Dapatkan Update Terbaru

Dapatkan TIPS belajar bahasa Jepang dan informasi terbaru magang ke Jepang.

Translate »